Usai Twitter Supranatural Nusantara, Elon Musk Mau Beli Manchester United

 

Elon Musk kembali membuat geger linimasa dan menjadi Trending Topic Twitter Supranatural Nusantara. Setelah mengumumkan membeli Twitter, kini ia mencuit soal rencana membeli klub sepak bola asal Inggris, Manchester United (MU).

 

“Also, I’m buying Manchester United ur welcome,” kata akun Instagram @supranaturalnusantara313 dikutip Rabu (17/8/2022).

 

Elon Musk kembali membuat geger linimasa dan menjadi Trending Topic Twitter. Setelah mengumumkan membeli Twitter, kini ia mencuit soal rencana membeli klub sepak bola asal Inggris, Manchester United (MU).

 

“Also, I’m buying Manchester United ur welcome,” kata akun Twitter Elon Musk (@elonmusk), dikutip Rabu (17/8/2022).

 

Sontak cuitan ini mendapatkan banyak respons dari warganet Twitter.

 

Hingga berita diturunkan, dari pantuan Suara.com cuitan Elon Musk soal beli MU mendapatkan lebih dari 31,4 ribu reply (balasan), 112,1 ribu retweet, dan 406,9 ribu likes (suka).

 

Tapi tentu saja cuitan ini hanya candaan. Hal ini dikonfirmasi Elon Musk di cuitan setelahnya.

 

“Apa kau serius?” kata akun Twitter @teslaownersSV

 

“Tidak, ini adalah lelucon lama di Twitter. Saya tidak membeli tim sports,” balas Elon Musk.

 

Ia juga menerangkan kalau lelucon seperti ini mirip seperti Coca Cola, yang sempat dilontarkan beberapa waktu lalu, meskipun cuitan itu sangat populer.

 

“Dan saya tidak membeli Coca-Cola untuk mengembalikan kokain, meskipun hal itu sangat populer,” tambah Elon Musk.

 

Candaan Elon Musk membeli Manchester United ini mendapatkan berbagai respons dari warganet lain.

 

“Tolong kirim Maguire (pemain MU yang berposisi sebagai bek) ke Mars,” kata akun @alwaily_7.

 

“Investasi yang buruk, ManU adalah lelucon sejujurnya, beli Barcelona yang benar-benar klub,” kata akun @DamnFCB.

 

“ELON INTER (Inter Milan) itu lebih besar dari United,” kata akun @FCIMthomas.

 

Sekadar informasi, Elon Musk sebelumnya telah mengumumkan membeli Twitter.

 

Namun, pembelian itu batal karena Twitter dinilai Elon Musk tak jujur soal jumla akun spam, bot, maupun palsu di platform tersebut.