Saksi nikah adalah orang selain wali, mempelai dan penghulu yang menyaksikan prosesi pernikahan saat ijab dan kabul.

Saksi nikah harus dua orang atau lebih, satu saksi dari pihak mempelai wanita dan satu saksi lagi dari pihak mempelai pria.

Berbeda dengan wali nikah yang mengharuskan merupakan wali sah seperti, ayah, kake, paman, adik atau kaka mempelai wanita.

Jika saksi nikah bisa diwakili oleh kerabat atau tetangga kita.

Haruskah ada Saksi Nikah

Saksi dalam pernikahan adalah rukun nikah menurut Islam karena itu setiap perkawinan harus disaksikan oleh dua orang saksi, dan hal tersebut juga tercantum di UU pasal 24 KHI.

Jadi mewajibkan untuk menghadirkan saksi saat melakukan ijab Kabul pernikahan sesuai dengan rukun nikah Islam.

Pernikahan tersebut tidak dianggap sah jika ijab dan kabul tidak ada saksi, hal ini tercatat di Pasal 26 Undang-undang Perkawinan ayat (1) yang menyatakan:

“Perkawinan yang dilangsungkan di muka Pegawai Pencatat Perkawinan yang tidak berwenang, wali nikah yang tidak sah, atau yang dilangsungkan tanpa dihadiri oleh 2 (dua) orang saksi dapat dimintakan pembatalan oleh para keluarga dalam garis keturunan lurus ke atas dari suami isteri, jaksa dan suami atau istri”.

Al-Daruqutni meriwayatkan dari ‘Aisyah, bahwa Rasulullah SAW. bersabda yang artinya: “Tidak sah akad nikah, kecuali (dihadiri) wali dan dua orang saksi.”

Kehadiran saksi sebagai rukun nikah, memerlukan persyartan-persyaratan agar nilai persaksiannya berguna bagi sahnya akad nikah.

Pasal 25 KHI (Kompilasi Hukum Islam) menyatakan bahwa:” Yang dapat ditunjuk menjadi saksi dalam akad nikah ialah seorang laki-laki-laki muslim, adil, akil baligh, tidak terganggu ingatan dan tidak tuna rungu atau tuli.”

Jadi sebuah akad pernikahan baik nikah siri maupun resmi sama-sama mengharuskan untuk menghadirkan dua orang saksi untuk pihak wanita dan pria (2 orang laki-laki).

Jadi, jika pernikahan tidak ada saksi (tanpa saksi nikah) pernikahan tersebut tidak sah karena saksi nikah merupakan rukun nikah.

Rukun yang berarti dalam agama Islam itu wajib dan harus di penuhi jika ingin sah.

Syarat saksi nikah baik pernikahan secara agama atau nikah siri sama halnya dengan yang tertera di atas.

By arief