Bisnis

A. Proses Studi Kelayakan dalam Pengembangan Bisnis

Dalam melakukan suatu studi kelayakan bisnis, ada tahapantahapan yang wajib dilakukan, yaitu sebagai berikut.

a. Identifikasi, yaitu melakukan perincian dan perkiraan berbagai peluang dan hambatan.
b. Perumusan, yaitu penyimpulan awal dari data-data indentifikasi yang dikumpulkan.
c. Penilaian, yaitu melakukan analisis dan menilai aspek pasar, finansial, masalah teknis, dan perekonomian.
d. Pemilihan, yaitu tahap menentukan alternatif karena adanya keterbatasan dan tujuan yang ingin dicapai.
e. Implementasi, yaitu menjalankan bisnis dengan tetap berpegang pada anggaran dan keputusan yang telah difinalisasi.

Dengan terlebih dahulu melakukan studi kelayakan bisnis, akan diperoleh gambaran umum prospek usaha, hambatan yang akan dihadapi, dan jalan keluar yang akan ditempuh agar memuluskan keberlangsungan usaha tersebut.rrr Studi Kelayakan Bisnis Studi Kelayakan Bisnis

Kunjungi Juga Spesifikasiproduk.com untuk mengetahui Review Produk-produk Terlaris di Pasaran Indonesia saat ini, agar tidak ketinggalan mendapatkan diskon harga besar-besaran untuk setiap produk yang ditawarkan.

B. Pihak-pihak yang Berkepentingan

Menurut Suryana, pihak yang memerlukan dan berkepentingan dengan studi kelayakan usaha adalah sebagai berikut.

1. Pihak Wirausaha (Pemilik Perusahaan)

Dalam kewirausahaan, studi kelayakan usaha sangat penting dilakukan agar kegiatan usaha tidak mengalami kegagalan dan memberi keuntungan sepanjang waktu. Studi kelayakan berfungsi sebagai laporan, pedoman, dan bahan pertimbangan untuk merintis dan mengembangkan usaha atau melakukan investasi baru.

2. Investor dan Penyandang Dana

Bagi investor dan penyandang dana, studi kelayakan usaha berperan penting untuk memilih jenis investasi yang paling menguntungkan dan sebagai jaminan atas modal yang ditanamkan atau dipinjamkan, apakah investasi yang dilakukannya memberikan jaminan pengembalian investasi yang memadai atau tidak. Studi kelayakan sering digunakan sebagai bahan pertimbangan layak atau tidaknya investasi dilakukan.

3. Masyarakat dan Pemerintah

Bagi masyarakat, studi kelayakan sangat diperlukan sebagai bahan kajian apakah usaha yang didirikan atau dikembangkan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya atau sebaliknya justru merugikan, seperti dampak lingkungan, apakah berpengaruh positif atau negatif. Bagi pemerintah, studi kelayakan sangat penting untuk mempertimbangkan izin usaha atau penyediaan fasilitas lainnya.