Mengenal Lebih Baik Penyakit Kanker Lambung

penyakit kanker lambung

Penyakit kanker lambung merupakan jenis penyakit kanker yang berkembang di dalam kantung lambung. Terbilang kanker yang langka, membuat informasi mengenai kanker ini juga tidak banyak. Dan pada kesempatan kali ini, kami akan mencoba berbagi informasi seputar kanker lambung menyadur dari laman deherba.com.

 Organ Lambung

Lambung merupakan organ krusial dalam fungsi pencernaan. Lambung berperan besar dalam proses pencernaan. karena di dalamnya sekaligus terjadi dua proses pencernaan. Yaitu proses cerna fisik dimana makanan akan dihaluskan ulang dengan peristaltik lambung. Dan mengalami proses cerna kimiawi dimana makanan akan diproses secara kimia dengan enzim enzim dan asam lambung.

Sehingga dalam lambung terdapat susunan sel yang kompleks. Yakni unsur otot yang mengatur sistem peristaltik. Juga sel produksi mukosa yang memproduksi cairan asam lambung dan enzim enzim lainnya.

Lambung yang sehat memiliki peran penting dalam pola kerja sistem pencernaan. Semakin baik dan sehat lambung maka sistem pencernaan juga akan bekerja dengan lebih optimal.

Namun, lambung termasuk organ yang sangat rentan rusak. Keberadaan asam lambung bisa menjadi simalakama bagi lambung, karena ketika jumlah berlebihan atau diproduksi di saat tidak ada makanan dalam lambung, efeknya akan merusak lambung.

Dan bila tidak tertangani dengan baik, gangguan lambung bisa berkembang semakin berat, membentuk peradangan yang serius yang pada akhirnya memiliki potensi untuk berkembang menjadi penyakit kanker lambung.

Memahami Penyakit Kanker Lambung

Penyakit kanker lambung adalah jenis kanker pada pencernaan. Termasuk jenis kanker yang terbilang jarang muncul. Bahkan kasus yang terdiagnosa tidak mampu mengalahkan kasus kanker kolon yang juga merupakan jenis kanker pencernaan.

Meski demikian, ternyata penyakit kanker lambung turut kontribusi relatif tinggi dalam daftar kematian akibat kanker di dunia. Menurut sejumlah ahli, akibat fatal dari gangguan fungsi lambung pada fungsi pencernaan menjadi alasan utama bagaimana kanker lambung bisa mematikan.  Selain fakta banyak kasus kanker lambung terdiagnosa pada tahap akhir.

Biasanya, kanker terbentuk ketika terjadi peradangan yang serius pada lambung. Peradangan pada lambung memang terbilang cukup sering terjadi. Bisa diawali oleh efek kenaikan produksi asam lambung, atau efek pola makan yang tidak teratur dalam jangka panjang, sehingga lambung acapkali tergerus oleh sistem peristaltik lambung di saat perut kosong. Bisa juga karena efek infeksi pada pencernaan.

Peradangan ini dapat memicu kerusakan DNA ketika berkembang cukup masif. Inilah yang kemudian rentan berkembang lebih lanjut menjadi kanker. Sel sel kanker tumbuh dengan masif, dengan bersifat agresif mendorong sel sel sehat sekitarnya menjadi rusak dan cancerous. Membentuk inflamasi yang meluas di seluruh permukaan organ lambung.

Pembentukan massa kanker dan efek inflamasi menyebabkan lambung membengkak. Namun rongga dalam lambung sendiri justru menyempit. Di fase ini, fungsi pencernaan sudah cukup terganggu. Makanan yang sudah dikonsumsi akan dicerna dengan lebih lambat. Sementara kinerja lambung sudah cukup menurun. Makanan tidak dapat dicerna dengan sempurna.

Jenis Jenis Kanker Lambung

Sebagaimana dijelaskan dalam lambung terdapat beragam jenis sel. Ini karena fungsi organ yang cukup kompleks. Ini menyebabkan penyakit kanker lambung sendiri dapat terbagi dalam beberapa jenis, yakni:

Adenokarsinoma
Lapisan pertama dari lambung adalah sel pembentuk mukosa atau endir dan cairan lambung seperti asam lambung dan enzim lainnya. Sel ini cukup rentan mengalami kerusakan dan berkembang menjadi kanker. Secara medis kanker yang berasal dari sel mukosa disebut dengan adenokarsinoma.

Sarkoma
Selain sel mukosa, lambung memiliki jaringan ikat yang solid. Karena lambung membutuhkannya dalam proses peristaltik. Dan tidak menutup kemungkinan kanker terbentuk dari jaringan ini. Secara medis ini dikenal sebagai sarkoma.

Limfoma
Sel berikutnya yang terdapat dalam lambung dan juga tidak kalah rentan mengalami kerusakan adapa sel limfatik. Ini adalah sel sel yang berkaitan dengan sistem sirkulasi limfosit pada lambung. Bila penyakit kanker lambung sudah menyerang sel limfatik, kanker akan berkembang lebih luas dan membahayakan. Termasuk mungkin akan mengalami metastasis atau penyebaran kanker menuju organ lain.