Pemilihan Bibit Bunga Mawar

 

Langkah pertama dalam menanam bunga mawar adalah dengan memilih bibit bunga mawar yang berkualitas. Bibit bunga mawar ini bisa kamu temukan/dapatkan dari biji (generatif) atau dari stek batang (vegetatif).

Kebanyakan para pembudidaya bunga mawar lebih suka mengembangbiakkan tanamannya dengan stek batang.

Namun, ada beberapa orang juga yang melakukan stek mawar dengan perangsang alami seperti kulit kayu pinus, bawang merah, dan lidah buaya.

Alasan mengapa kebanyakan orang lebih menyukai teknik stek batang daripada teknik generatif adalah karena cara ini lebih sederhana dan waktu yang diperlukan juga lebih singkat.

Pemilihan bibit mawar bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau selera kamu. Namun, disarankan untuk memilih bibit yang mudah saat proses penanaman/perawatannya.

Jika kamu tertarik menanam bunga mawar dengan corak yang unik, kamu bisa membeli bibit tanaman bunga mawar batik di toko-toko tanaman terdekat.

Bunga mawar batik ini merupakan hasil perkawinan silang antara mawar liar dan mawar modern. Bunga mawar yang memiliki gambar motif menyerupai batik pada setiap kelopak bunganya ini dijamin akan membuatmu semakin cinta dengan Indonesia.

Saat membeli bibit, kamu harus mencari info sebanyak-banyaknya di internet atau dari pakar floris agar kamu tidak tertipu. Pasalnya, ada beberapa jenis mawar yang tidak tumbuh dari benih/dari biji, melainkan dengan teknik khusus tertentu.

Selain itu, jangan langsung menanam bunga mawar dengan bibit yang baru dibeli. Kamu perlu untuk mengujinya terlebih dahulu dengan air. Masukkan bibit mawar tersebut pada wadah berisi air.

Perhatikan apakah bibit tersebut tenggelam atau terapung. Jika terapung, maka sudah bisa dipastikan bahwa bibit tersebut sudah kadaluarsa alias sudah tidak layak pakai lagi.

Ciri-ciri bibit mawar yang baik adalah memiliki batang yang kokoh, kulit batangnya mulus, dan sebaiknya sudah mencapai tinggi sekitar 50 cm.

Bibit yang sehat dapat membuat bunga mawarmu cepat berbunga, berbuah, dan warnanya lebih segar dilihat.

Sumber Artikel : https://agrarindo.com/