Bagi Anda yang saat ini sedang mencari cara untuk membuat kolam Ikan Koi sendiri di rumah, kini tidak perlu lagi menyewa jasa khusus atau membayar tukang yang mahal karena sebenarnya ada cara mudah untuk membuat kolam ikan koi di rumah menggunakan cara yang sederhana. model. Mereka tertarik?

Banyak yang senang memelihara ikan karena memelihara ikan bukan hanya sekedar hobi, tetapi juga bisa menghilangkan dan menghilangkan stres.

Selain itu, keberadaan kolam ikan dapat merepresentasikan suasana yang lebih asri dan tentunya mempercantik rumah.

 

Tetapkan lokasi

Memilih lokasi kolam ikan koi indoor merupakan dambaan setiap orang, baik itu rumah dengan luas yang cukup besar maupun yang sangat kecil. Tentunya kolam ikan untuk ikan koi ini sangat fleksibel, bisa di halaman depan atau belakang rumah

Namun dimanapun berada, pastikan keberadaan kolam ikan koi tidak mengganggu aktivitas Anda dan penghuni rumah lainnya.

Jika Anda ingin kolam ikan ini juga berfungsi sebagai elemen dekoratif, kolam ikan harus berada di tempat yang dapat diakses oleh semua orang, termasuk tamu.

Kedalaman Kolam Ikan Koi

Sebagian orang mungkin beranggapan bahwa untuk menikmati keindahan ikan koi, mereka bisa membuat kolam koi yang dangkal dengan ukuran antara 30cm hingga 50cm, sehingga ikan koi dapat terlihat dengan baik, pendapat seperti itu sebenarnya sah-sah saja. , namun jenis kolam yang dangkal ini membuat ikan koi tidak dapat tumbuh secara maksimal.

 

Ketika ikan koi berukuran jumbo dipelihara di kolam yang dangkal, tubuh ikan koi sedikit demi sedikit ditekuk sehingga unsur keindahan tubuh ikan koi berkurang.

 

Solusinya adalah dengan membuat kolam ikan koi dengan kedalaman yang cukup, namun disini juga kondisi air harus selalu bersih dan juga terlihat jernih agar kita bisa melihat kolam ikan koi yang sangat dalam namun hanya dari kejauhan.

  

Tahap pembuatan kolam koi yang representatif membutuhkan biaya yang tidak sedikit, yang terkadang berbenturan dengan biaya yang tersedia dari pekarangan itu sendiri.

Sesuaikan ukuran dan desain

Tentunya ukuran kolam ikan juga harus disesuaikan dengan luas yang tersedia di rumah.

Desainnya bisa apa saja dari bulat, persegi panjang dan bentuk lainnya tergantung selera Anda.

Khusus untuk yang ingin membuat kolam ikan koi sebaiknya dilengkapi dengan teras dengan fitur air seperti air terjun buatan.

 

Perhatikan sistem irigasi

Tentunya hal seperti ini sangat penting, karena aliran air yang mengalir dengan baik dan cukup baik akan membuat ikan koi ini dapat hidup lebih nyaman, dan tentunya kesehatannya akan terjaga di dalam kolam.

Saluran air ini bisa masuk dan juga terdiri dari pipa yang dihubungkan dengan pengisi air, misalnya menggunakan pompa air listrik untuk mengisi air kolam.

Pompa tersebut dapat digunakan untuk menyedot air yang akan disaring kemudian menuangkan air tersebut ke dalam bak berisi bahan penyaring yang dapat Anda beli di toko ikan.

Hal penting lainnya dalam sistem irigasi ini adalah saluran pembuangan, karena diperlukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan ikan itu sendiri. Saluran air biasanya diletakkan di dasar kolam agar air dapat mengalir dengan sempurna.

Dan juga pastikan kolam tidak ada area mati yaitu bagian yang sulit diairi, misalnya sudut kolam membentuk sudut 90 derajat.

Jika tidak bisa dihindari, maka siasati dengan membuat tepian yang miring, atau mandikan di area tersebut nanti.

Memilih bahan untuk membangun kolam di dalam rumah

Selain ukuran dan desain, bahan atau material yang digunakan juga tidak kalah penting.

Keramik dan batu alam biasanya digunakan sebagai bahan.

Jika Anda ingin mencoba membuat kolam ikan yang minimalis dan alami, Anda bisa memilih batu alam.

Desain sistem filter

Seperti kolam ikan pada umumnya, kolam koi jenis ini perlu dilengkapi dengan berbagai sistem filtrasi yang berguna untuk menghasilkan oksigen dan menjaga air di dalam kolam tetap bersih.

Bagi anda yang ingin membuat kolam koi, sediakan juga sistem filtrasi yang juga dilengkapi dengan dua jenis saluran yaitu saluran air bersih dan juga saluran air kotor. Di saluran air murni, air dari pengolahan filter mengalir langsung kembali ke kolam. Sedangkan untuk saluran air kotor fungsinya untuk menyedot air dan kotoran untuk dialirkan ke sistem filtrasi/pembuangan.

Filter di kolam ikan biasanya ada tiga jenis yang ditempatkan di setiap kolam. Untuk kolam pertama berfungsi untuk menyaring berbagai jenis kotoran yang berbutir kasar. Pada bak kedua dan ketiga, selain digunakan sebagai sistem filter, terdapat fungsi lebih lanjut pada sistem grading, yaitu digunakan sebagai tempat berkembang biaknya bakteri dan berfungsi untuk menjernihkan air.

Selain penyaringan, kolam ikan koi juga membutuhkan alat seperti aerator, berguna untuk membuat gelembung udara, fungsi dari gelembung pada aerator ini adalah untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam air. Bentuk aerator ini menyerupai air terjun dan air mancur.

 

Jenis filter kolam koi lainnya

skimmer

Floor drain, seperti namanya, terletak di dasar atau dasar kolam. Hal lain yang diperlukan untuk sistem penyaringan kolam koi adalah skimmer. Skimmer adalah sistem penyaringan mekanis lainnya, pada dasarnya skimmer jenis ini dapat bekerja di permukaan kolam untuk mengumpulkan puing-puing seperti daun, rumput, dll.

Skimmer ini juga sangat berguna untuk menjaga kandungan air di kolam terjauh dari senyawa organik yang sangat berbahaya bagi kehidupan ikan koi dan dengan skimmer ini bahan organik yang bertanda sangat berbahaya akan tersapu bersih dan pasti akan di wadah Larutkan.

Tanpa bantuan skimmer ini ada kemungkinan permukaan kolam anda akan tertutup oleh cipratan minyak atau sejenisnya. Hal ini tentu saja mengurangi penyerapan oksigen yang diserap oleh air karena terhalang oleh minyak di permukaan.