proses izin bangunan

Tidak bisa kita pungkiri bahwa proses membangun rumah memang tidak mudah. Ada banyak rangkaian yang harus kita lewati.

Mulai dari menyiapkan dananya, membuat perencanaan yang matang, gambar, gambar kerja serta proses izin mendirikan bangunan agar tidak ada masalah dikemudian hari.

Beberapa legalitas yang harus kita miliki saat bangun rumah adalah IMP dan SLF.

Untuk SLF sendiri sebenarnya bisa menggunakan konsultan SLF. Tapi, jika anda ingin mengurusnya sendiri sebenarnya juga tidak ada masalah.

Dalam proses pengurusan IMB sebenarnya terdiri dari 3 model IMB seperti IMB untuk rumah yang baru dibangunan, IMB untuk perubahan rumah serta IMB untuk rumah lama.

Beberapa hal pengerjaan rumah yang mungkin saja akan membutuhkan proses pengurusan IMB adalah sebagai berikut.

  1. Saat kita ingin Menambah jumlah kamar pada rumah tinggal tersebut
  2. ketika mengubah kamar mandir menjadi ruangan lain yang berbeda.
  3. Membobok tembok yang biasanya digunakan untuk memperluas ruangan.
  4. Menambah luas bangunan ke atas maupun ke samping
  5. Adanya perubahan bentuk rumah secara menyeluruh sehingga mengubah bentuk rumah
  6. Mengubah fasad rumah walaupun kecil

Ada banyak sekali persyaratan yang harus kita ajukan untuk perbaikan rumah, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

Kalau kita memang melakukan pekerjaan rehab dengan contoh seperti di atas, maka kita memang harus memiliki IMB rehab rumah.

Sebenarnya, tidak sulit untuk mengajukan permintaan izin rehab rumah karena prosedur resmi membutuhkan waktu 21 hari.

Kita hanya perlu mendatangi PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) setempat untuk mengurus izin rehab rumah alias IMB rehab rumah.

Nantinya, kita akan melengkapi sejumlah persyaratan berupa dokumen-dokumen yang cukup banyak.

  1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  2. Membuat Surat kuasa ketika penandatangan bukan dilakukan oleh pemohon sendiri
  3. Fotokopi pelunasan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) untuk tahun terakhir
  4. Fotokopi bukti kepemilikan atas tanah yang sudah disahkan oleh pejabat yang berwenang
  5. Fotokopi izin pemanfaatan ruang
  6. Fotokopi gambar rencana bangunan serta penjelasannya dengan skala 1 : 100
  7. Perhitungan konstruksi khusus bangunan bertingkat
  8. Izin tetangga diketahui RT/RW (Rukun Tetangga/Rukun Warga) dengan meterai Rp6 ribu.
  9. Denah bangunan dan foto tampak bangunan dalam ukuran kartu pos (khusus pemutihan)
  10. Pengantar/rekomendasi dari lurah dan camat tentang berdirinya bangunan
  11. Rekomendasi dinas/instansi terkait
  12. Fotokopi Akte Jual Beli (AJB)
  13. Fotokopi IMB lama sebelum rehab
  14. Surat pernyataan kesanggupan membangun dan ketentuan BCR (Building Coverage Ratio) dengan meterai Rp6 ribu
  15. Surat pernyataan jaminan kelayakan dan mutu bangunan dengan meterai Rp6 ribu
  16. Surat pengantar permintaan IMB dengan meterai Rp6 ribu

Pada bagian terakhir tulisan ini, ada contoh surat izin rehab rumah sehingga kita memiliki gambaran yang tepat mengenai hal ini.

Kenapa Rehab Memerlukan IMB?

Izin rehab rumah memang ditujukan untuk mencegah pembangunan rumah yang tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan.

Khusus untuk daerah DKI Jakarta, proses perizinan bangunan sudah diatur melalui Perda Nomor 7 Tahun 1991 tentang Bangunan di DKI

Ketika kita ingin melakukan rehab rumah dan telah mempunyai IMB, kita tidak perlu mengurus IMB yang baru.

Saat kita ingin menambah ruang, tentunya memang memerlukan izin rehab rumah karena pastinya bangunan sudah berbeda dengan izin awal.

Misalnya, kita memiliki izin membangun rumah satu lantai, kemudian ingin menambah lantai kedua.

Penambahan lantai ini memang memerlukan izin rehab rumah karena struktur bangunan harus diperbarui, izin juga harus diperbarui.

Begitu juga saat ingin mengubah fasad, tata letak ruangan, struktur bangunan, dan lainnya yang juga memerlukan izin rehab rumah.

IMB yang pertama kali dimiliki tentunya sudah berbeda jauh dengan rehab rumah yang akan dilakukan.

Untuk itu, kita memang memerlukan izin IMB rehab atau izin rehab rumah agar sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Bagi kita yang berencana melakukan rehab rumah, jangan lupa untuk mengajukan izin rehab rumah alias IMB rehab.

Jangan menyepelekan hal ini ya, saat membangun hunian atau rehab rumah, pastinya harus memiliki izin terlebih dahulu.

By jago