Bagaimana cara yang tepat untuk merayakannya? Jangan bingung!

Bahkan, kita bisa merayakan hari jadi di rumah.

Wow, ternyata ini mudah!

Dengan menanam tanaman di rumah, Anda merayakannya.

Anda juga akan setuju bahwa taman itu penting di dalam rumah.

Ya, dengan adanya taman, rumah akan terasa sejuk dan penghuninya akan merasa nyaman.

Namun…

Banyak pemilik rumah minimalis tidak bisa memiliki taman karena terkendala lahan yang sempit.

Jangan khawatir!

Dengan rumah minimalis, Anda juga bisa memiliki taman.

Baca Artikel Menarik : Tukang Taman Semarang

Jadi, dengan membaca artikel ini sampai akhir, Anda akan:

  • Pelajari tentang berbagai sudut taman rumah Anda.
  • Memiliki taman di rumah minimalis.
  • Memiliki rumah dengan taman yang unik.

 

Di tengah artikel akan ada penjelasan tentang inspirasi taman rumah.

Jangan sampai ketinggalan, karena penjelasan ini masih jarang ditemukan.

Wah, penasaran kan? apa yang kamu tunggu?

Baca artikel ini sampai habis dan bagikan ke media sosial Anda!

Langsung saja berikut penjelasannya…

Taman luar ruangan akan membuat rumah Anda terlihat lebih indah

Jenis taman ini sangat umum di berbagai rumah.

Namun…

Lahan hunian di Indonesia semakin sempit akhir-akhir ini, sehingga sulit untuk menemukan taman di rumah.

Nyatanya… banyak orang yang ingin memiliki taman di rumah.

Oleh karena itu, Anda pasti banyak melihat rumah-rumah minimalis yang masih membuat taman di rumahnya meskipun tamannya kecil.

Taman di luar rumah juga bisa diaplikasikan untuk:

  • bagian depan rumah
  • bagian belakang rumah

 

Membangun taman di depan atau di belakang rumah tentunya sama saja.

Satu-satunya perbedaan adalah lokasi taman.

Jika Anda membangun taman di depan rumah, Anda akan mendapatkan sesuatu seperti ini:

Setiap orang yang lewat akan melihat bahwa rumah Anda terlihat indah dan sejuk.

kekurangan:

Tanaman harus sering diamati karena lebih sering terkena debu jalanan.

Namun…

Jika Anda membuat taman di belakang rumah, Anda juga akan:

Anda dapat menikmati rumah yang indah dan tanaman tidak terkena debu jalanan.

Namun, kerugiannya:

Rumah Anda tidak terlihat bagus di mata orang lain.

 

Saat membangun taman luar ruangan, Anda harus memperhatikan hal-hal berikut:

  • Pilih tanaman kerdil tapi rindang

Kehadiran pohon memang bisa membuat rumah terasa lebih rindang dan sejuk.

Jika luas taman tidak terlalu luas, maka sebaiknya pilih tanaman yang berukuran kecil.

Berikut adalah beberapa tanaman kecil untuk dipilih:

  • telapak
  • Rambutan Mini
  • Komik Mini
  • Kelengkeng Mini

Anda juga dapat menggunakannya untuk mempercantik taman Anda…

taman bonsai

Ya, tanaman ini memang memiliki bentuk yang sangat unik dan indah.

Oleh karena itu, bonsai akan sangat cocok jika diterapkan pada berbagai taman.

Untuk membuatnya lebih menarik, Anda bisa menanam beberapa bonsai di kebun Anda.

  • Pilih rumput

Penggunaan rumput di tanah pasti akan membuat taman tidak terlihat kering.

Rumput apa yang terbaik?

Jawabannya adalah rumput gajah.

Mengapa?

Dibandingkan dengan jenis rumput lainnya, rumput ini benar-benar memiliki kualitas terbaik.

Namun…

Anda juga dapat memilih dari jenis rumput lainnya:

sesuai keinginan dan selera anda.

atau

Rumput untuk konsep taman yang Anda buat.

Gunakan batu alam

Elemen yang satu ini tidak wajib ada di taman.

Namun…

Kehadiran bebatuan dapat membuat taman terlihat lebih alami.

Ada banyak jenis batu yang bisa dipilih untuk menghiasi taman. Sebagai gantinya, pilihlah beberapa bebatuan dengan warna berbeda untuk membuat taman terlihat lebih unik.

Anda juga harus pandai menatanya di area sekitar taman.

atau

Anda dapat mengatur batu di taman. Dengan ide yang bagus, dekorasi di taman akan terlihat indah.

Nah, berikut ini pembahasan singkat tentang taman outdoor. Anda tertarik untuk membuat?

Tunggu…kalian bisa melamar jenis taman lain di rumah.

Tahukah Anda, jenis taman lainnya juga memberikan tampilan rumah yang lebih unik.

Anda hanya perlu menyisakan sedikit ruang di dalam rumah.

langsung ke.

Di bawah ini pertama-tama kita akan membahas taman di dalam rumah.

Berikut penjelasan singkatnya:

Taman dalam ruangan membuat tampilan lebih indah dan sejuk

Pernahkah Anda berpikir untuk membuat taman di rumah? wah, bagaimana menurutmu?

Sederhananya, bayangkan sebuah taman kecil di rumah Anda.

Taman dalam ruangan mulai menjadi tren baru di tahun 2016.

 

Taman ini dinilai praktis dan bisa membuat tampilan rumah menjadi lebih menarik.

Untuk melakukan ini, Anda harus:

  • Ruangan khusus di dalam rumah digunakan sebagai area taman
  • Tentukan jenis taman yang akan dilamar
  • Tentukan jenis tanaman apa yang akan ditanam

masalah ini……

Apakah akan repot untuk merawatnya?

Jawabannya adalah tidak.

Merawatnya tidak jauh berbeda dengan merawat taman di luar rumah.

Hanya saja taman di dalam rumah akan jauh lebih praktis, karena luas tanamnya lebih kecil, dan tanaman yang digunakan tentunya tidak akan terlalu besar atau terlalu banyak.

Anda juga tidak perlu menghabiskan waktu lagi untuk merawatnya.

Lihat saja tanaman setiap hari dan pastikan taman tetap bersih.

Saat menata taman di rumah, yang terpenting adalah menyesuaikan taman dengan dekorasi di dalam rumah.

Biasanya, taman di dalam rumah diletakkan di:

  • Ruang tamu, karena sering dipadati banyak orang.
  • sudut ruangan
  • Sisi dinding yang kosong
  • Bawah tangga

Anda juga bisa menempatkan taman di sudut lain rumah.

Tentu saja sudut yang dipilih harus strategis agar siapa saja bisa menikmati taman.

Tentunya, ada berbagai kreasi taman di dalam rumah. apa yang kamu lakukan?

Berikut adalah pembuatan taman di rumah:

  • taman kering
  • Taman Basah
  • Taman vertikal

Pernahkah Anda mendengar tentang ketiganya?

Ketiga jenis taman tersebut tentunya memiliki ciri khas masing-masing.

Anda dapat menerapkan tiga jenis taman tergantung pada fitur yang akan terbentuk di dalam rumah.

Masih bingung dengan ketiga taman ini? Santai saja!

  1. Taman yang kering dapat memberikan nuansa alami pada rumah

 

Bagaimana Anda membayangkan taman kering?

Bayangkan sebuah taman yang dilengkapi dengan media tanam berupa tanah, pasir atau batu?

Ya, jawaban Anda benar!

Padahal, jenis taman ini tidak jauh berbeda dengan taman rata-rata.

Jadi apakah ada perbedaan? Jawabannya ada di sana!

apa itu?

Taman kering dalam ruangan memiliki sedikit air, spesies tanaman yang berbeda, dan cahaya yang terbatas.

Tidak hanya tanah, taman kering di dalam rumah juga bisa menggunakan media tanam berupa batu.

Berikut adalah batuan yang cocok:

  • Pembibitan karang
  • sikat karang
  • Batu alam

Hal penting yang perlu diperhatikan!

Tanaman yang dipilih harus sangat tahan. Mengapa?

Nantinya tanaman akan disimpan di dalam ruangan sehingga akan kekurangan sinar matahari.

Anda juga harus memilih tanaman yang tidak membutuhkan banyak air.

  1. Taman basah menghadirkan ketenangan saat bersantai di rumah

 

Nah, ini jelas kebalikan dari taman kering.

Berikut adalah tanaman utama:

  • Rumput hijau
  • pohon kecil
  • Tanaman pot

Anda juga dapat menambahkan kolam ikan kecil

Tentu saja, ikan yang disimpan juga harus sangat kecil.

Jangan memilih ikan yang lebih gelap. Pilih ikan yang berwarna sangat cerah agar kolam ikan di dalam rumah terlihat lebih indah.

Jika Anda menaruh ikan gelap di rumah, Anda tidak akan melihatnya.

Berikut manfaat memiliki kolam ikan di dalam rumah:

  • Pemandangan rumah seperti berada di alam terbuka.
  • Suasana rumah menjadi lebih asri dengan suara gemericik air.

Anda juga dapat menambahkan…

Air mancur atau air terjun berbentuk unik

Gumaman air mancur ini akan menciptakan kesan lebih tenang dan alami di dalam rumah.

Anda juga akan merasa lebih nyaman saat bersantai di rumah

  1. Taman vertikal memberikan nuansa unik pada rumah

 

Dibandingkan dengan taman kering dan basah, jenis taman ini jauh lebih sederhana.

Mengapa?

Karena Anda hanya perlu menyiapkan media tanam bertingkat:

  • bisa berdiri sendiri, atau
  • Bersandar pada dinding.

Lantas, media tanam apa yang bisa digunakan untuk taman vertikal? Inilah jawabannya:

  • tanah
  • Tali serat
  • Pot-pot kecil yang tertata
  • kelapa

harus diperhatikan!

Pengairan pada pemasangan rangka media tanam yang benar

Biasanya, taman vertikal menggunakan jenis irigasi ini:

  • irigasi tetes, atau
  • Semprot dengan embun (sprayer).

Bagaimana pemupukan kebun vertikal?

Sebelum menanam tanaman pilihan Anda, media tanam harus diberi insektisida.

Hal ini penting dilakukan agar tanaman terhindar dari hama dan penyakit.

Pemupukan dapat dilakukan secara rutin dalam jangka waktu 7-10 hari.

Eits…kalian harus memperhatikan tanaman yang dipilih. Perhatikan bahwa pabrik-pabrik ini memiliki persyaratan.

Apa saja syarat tumbuhan? Ia disini:

  • Harus ringan.
  • Pertumbuhan tidak terlalu cepat.
  • Bukan pokok anggur.

Taman vertikal dapat memberikan nuansa yang rapi dan lebih konkrit.

Namun…

Tanaman untuk taman vertikal perlu lebih diperhatikan

Jadi, Anda harus menempatkan tanaman di tempat yang mudah dijangkau.

Taman mana yang lebih Anda minati sekarang? Taman luar ruangan atau taman dalam ruangan?

Lebih baik tidak hanya memutuskan, oke!

Hm… Kenapa?

Karena setelah membaca dua taman di atas, ada jenis taman lain yang bisa diterapkan di rumah.

apa itu? Baca saja informasi berikut ini:

Roof garden jadi solusi lahan terbatas

 

Dapatkah Anda membayangkan taman ini? Ya, taman ini memang akan dibangun di atas atap rumah.

Taman atap tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga menyerap gas beracun dari lingkungan sekitar rumah.

Tapi… Anda harus menyediakan ruang khusus di atap.

jadi…

Pastikan rumah Anda tidak dikelilingi gedung-gedung tinggi, karena jika demikian, taman di atap tidak akan terkena sinar matahari.

Taman atap rumah harus cocok untuk…

Atap rumah tidak terbuat dari beton.

Pastikan untuk mengingat dan memperhatikan!

Atap rumah Anda harus memiliki struktur yang sangat kokoh. Mengapa?

Karena membangun dak nantinya akan menopang beberapa elemen, seperti tanah, tanaman, air, bahkan diri Anda sendiri.

Sebaiknya siapkan lahan seluas 4×4 meter persegi.

Jika ternyata rumah Anda memiliki atap yang miring, hal itu tentu tidak menjadi masalah.

harus diwaspadai adalah……

Atap Anda tidak bocor atau merembes sama sekali.

Untuk yang satu ini tentunya harus kamu cek.

metode? Begini caranya…

Siram atap rumah dan biarkan air menggenang selama 2-3 hari.

Jika tidak ditemukan rembesan, maka Anda bisa membuat taman di atap rumah.

tetapi…

Jika ditemukan rembesan air atau kebocoran atap, sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu.

Setelah memastikan tidak bocor dan bocor, Anda bisa melanjutkan ke pembuatan taman.

Perhatian terbesar adalah saluran air yang menuju ke taman.

Tentu Anda tidak ingin repot membawa ember di atas atap, bukan?

Oleh karena itu, pasang pipa air di area taman di atap rumah agar Anda bisa menyiram dengan mudah.

Selanjutnya, Anda juga harus memperhatikan drainase taman.

Jangan sampai air hujan mengalir, baik air hujan maupun air sisa penyiraman tanaman.

Tanaman yang dipilih harus memenuhi kriteria berikut:

  • Tahan terhadap sinar matahari langsung karena akan ditanam di atas dekat matahari.
  • Memiliki akar yang menyebar, jangan memilih akar yang masuk jauh ke dalam tanah.
  • Ada banyak cabang, memberikan nuansa rimbun.
  • Mekar dengan cepat.

Anda juga harus memperhatikan ini!

Penyiraman secara teratur adalah suatu keharusan karena tanaman lebih sering terkena sinar matahari langsung dan lebih banyak angin.

 

Jika taman atap rumah cukup luas, maka Anda bisa…

buat kolam ikan

atau

Jika tamannya luas, buatlah kolam mini.

kolam renang? Ya, jika Anda membangun taman di atas atap, nikmatilah sambil bersantai.

Ingin relaksasi yang lebih praktis?

Anda dapat menambahkan kursi dan meja, tetapi pilih yang plastik.

Bahan ini dipilih agar kursi dan meja tidak mudah rusak akibat terkena hujan dan sinar matahari langsung.

Nah, itulah tiga tempat yang bisa Anda pilih untuk menempatkan taman Anda.

Sekarang, jenis taman mana yang akan Anda pilih untuk diterapkan di rumah?

Jangan berpikir terlalu lama, pilih jenis taman sekarang juga dan terapkan pada rumah Anda.

Hmm… Anda belum sempat melamar? tetap tenang!

Anda dapat membagikan artikel ini di media sosial Anda terlebih dahulu.

Dengan membagikannya, Anda…

  • Anda dapat membaca artikel ini kapan saja
  • Dapat menginspirasi orang-orang terdekat Anda untuk menciptakan ruang terbuka hijau di rumah Anda.