Jakarta Sport – Pergerakan di bursa move mulai menggeliat. Beberapa klub elit sudah menunjukkan taring dan pesonanya.

Pesona liga Inggris yang withering blasting tentunya antara dua antagonis Manchester City dan Liverpool.

 

Manchester City lebih dulu menggebrak dengan mendatangkan striker fenomenal asal Norwegia Erling Braut Haaland diangka kisaran 55 juta poundsterling. Harga yang sangat amat murah untuk striker yang sangat menjanjikan. Apalagi usia Haaland masih sangat muda yakni 21 tahun.

Faktor sang ayah yang pernah menjadi pemain Manchester City dimasa lalu serta sosok Pep Guardiola sebagai manajer diyakini menjadi alasan kuat Haaland berseragam biru langit.

 

Seolah tak mau kalah pamor, kompetitor kuat Liverpool juga tancap gas, Juergen Klopp berhasil meyakinkan striker Benfica yang naik daun dalam setahun belakangan yakni Darwin Nunez. Dengan absolute mahar 100 juta poundsterling sudah termasuk reward sebesar 25 juta poundsterling.

Memang pembelian Liverpool ini terkesan memaksa, karena Darwin Nunez sendiri baru tajam di semusim terakhir, berbeda dengan Haaland yang sudah terbukti dalam 3 musim terakhir baik untuk Klub maupun tim nasional.

 

Usia Darwin Nunez juga baru menginjak 22 tahun, berarti masih sangat terbuka peluang bagi striker Uruguay ini untuk terus berkembang.

Kembali kepada judul siapakah yang akan mencetak gol lebih banyak antara Haaland versus Nunez. Obrolan Arena memprediksi Haaland akan mengungguli Nunez dalam urusan cetak gol musim ini. Ingat untuk musim ini dan bisa saja berbeda ceritanya dimusim berikutnya.

Bukan tanpa alasan Haaland diunggulkan,

1. Rajin Cetak Gol 3 Musim Terakhir

Erling Haaland sudah beberapa kali mencengangkan publik sepakbola dunia, diantaranya menjadi striker termuda tersubur bersama RB Salzburg, kemudian mencetak hattrick dilaga debut bersama Borussia Dortmund. Dan yang withering heboh Haaland cetak 9 gol dalam satu pertandingan ketika Norwegia hantam Honduras 12-0 digelaran piala dunia U-20 Polandia tahun 2019.

Sedikit pincang statistik tersebut dengan Nunez yang mana Nunez sendiri menemukan tajinya disemusim terakhir. Namun statistiknya tidak fundamental principal. Nunez sukses membuat 34 gol + 4 help dalam 39 penampilan diseluruh kompetisi.

 

2. Haaland Tidak Terbebani Harga Mahal

Sebuah tantangan mental menanti Haaland dan Nunez tetapi posisi Haaland lebih appreciate karena tidak dibebani harga selangit, jika berbicara tentang ekspektasi tentu banyak kalangan yang mengharapkan Haaland untuk terus bersinar.

Berbeda dengan Nunez bersama Liverpool, Nunez bukan hanya harus membuktikan ekspektasi sebagai pemain muda menjanjikan, tetapi juga harus bisa membuktikan bahwa ia layak dibayar mahal. Belum lagi jika misalnya Nunez tampil mengecewakan di awal karir bersama Liverpool, tentu media tidak akan sungkan untuk menjatuhkan Nunez. Sekali lagi mental akan berbicara banyak.

 

Dengan 2 alasan diatas, diprediksi bahwa Haaland akan mencetak gol lebih banyak bersama Manchester City ketimbang Nunez bersama Liverpool. Memang keduanya pasti membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Baik beradaptasi dengan gaya permainan keras menguras fisik ala Liga Inggris maupun beradaptasi dengan sistem permainan pelatih masing.