AQUA punyai 17 sumber air pegunungan yang tersebar di seluruh Indonesia. AQUA senantiasa berupaya untuk merawat sumber airnya, salah satunya lewat program AQUA Lestari.

AQUA Lestari merupakan inisiatif terus menerus dari AQUA untuk hadapi tantangan usaha yang semakin menguat akibat pengurangan kualitas serta kuantitas sumber energi alam, bertambahnya penduduk, serta harapan pemangku kepentingan. Upaya itu diwujudkan dalam empat aktivitas yang menjadi pilar program.

Di dalamnya meliputi perlindungan sumber energi air, optimalisasi kemasan dan pengumpulan sampah kemasan, distribusi produk yang berkelanjutan, serta pengurangan jejak karbon.

Terkait perlindungan sumber energi air, tersedia berbagai aktivitas lain yang menjadi turunannya. Semuanya menjadi cara merawat kelestarian air ala AQUA yang patut ditiru oleh pihak lain juga menggunakan Water Meter BR.

 

Menjaga Kuantitas dan Kualitas Air di Daerah Aliran Sungai

AQUA memulai cara merawat kelestarian air bersama menggerakkan perlindungan Daerah Aliran Sungai (DAS). AQUA melakukannya bersama menginisiasi penelitian hidrogeologi serta menggelar program konservasi membentuk forum pengguna air untuk meyakinkan keterlibatan seluruh pemangku keperluan dalam mengelola DAS.

Dalam pelaksanaan, AQUA tidak melakukan tindakan sendiri namun bersama berkolaborasi dan mengajak bersama masyarakat serta pemangku keperluan untuk berpartisipasi. Cara ini dipercayai bakal efektif dalam merawat DAS.

 

Pertanian Ramah Lingkungan

AQUA juga mengenalkan rencana pertanian ramah lingkungan ke masyarakat. Hal ini dirasa penting untuk menjamin kelestarian air. Pasalnya, aktivitas pertanian rawan mencemari sumber air dari pupuk kimia yang dipakainya.

Oleh sebab itu, AQUA memperkenalkan System of Rice Intensification (SRI) kepada para petani. Ini adalah metode praktik pertanian organik bersama pakai pupuk dan pestisida organik. Jika menggerakkan SRI, pemanfaatan pupuk kimia diminimalkan dan diatur sehingga risiko pencemaran air minim.

Sampai sekarang, pertanian ramah lingkungan telah diterapkan di beberapa tempat operasional pabrik AQUA. Contohnya di Klaten sejak 2009, Mambal terasa 2010, Cianjur pada 2011, Wonosobo pada 2012, serta Pandaan, Keboncandi, dan Manado pada tahun 2013. Hingga kini, 428 hektare lahan di lebih kurang pabrik AQUA telah menjadi kawasan pertanian ramah lingkungan.

 

Efisiensi Air Dalam Produksi

Cara merawat kelestarian air yang lain dikerjakan AQUA bersama laksanakan efisiensi air dalam produksi. AQUA terlalu menghemat pemanfaatan air, lebih-lebih mendaur kembali air sisa memproses untuk keperluan domestik, sehingga tidak tersedia air yang terbuang.

Agar semakin menghemat air, AQUA tetap menambah obyek Total Water Utilization (TWU) per tahun. Perlu diketahui, TWU merupakan rasio yang melukiskan perbandingan air yang digunakan untuk memproses 1 liter produk.

Pada tahun 2015, TWU yang diraih AQUA sebesar 1,19. Namun, pada 2020, diturunkan menjadi 1,16 sehingga penghematan air bakal semakin meningkat.

 

Pengelolaan Air Limbah

Pengelolaan air limbah tidak dilupakan oleh AQUA dan memasukannya sebagai keliru satu usaha dalam cara merawat kelestarian air.

Adapun cara yang diambil alih adalah meyakinkan bahwa tiap-tiap tetes air yang menjadi limbah memproses safe bagi lingkungan. Itu mampu dipastikan bersama pemanfaatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri yang sesuai bersama standardisasi Badan Lingkungan Hidup (BLH) di tiap-tiap lokasi operasional AQUA.

 

Akses Air Bersih ke Masyarakat

Pelibatan masyarakat menjadi anggota dari cara merawat kelestarian air yang dikerjakan AQUA, yakni bersama berinisiatif mengembangkan program untuk menambah akses air bersih, sanitasi, dan penyehatan lingkungan bagi masyarakat di lebih kurang tempat operasional AQUA yang masih kekurangan akses air bersih.

Ada beberapa aktivitas yang telah dilakukan. Misalnya pada Januari 2019, pabrik AQUA di Pandaan menyelenggarakan aksi 1000 Biopori Untuk Arjunaku di Gumandar Camp, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Sebelumnya pabrik AQUA di Klaten juga dulu membangun embung di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten sejak 2016.

Kegiatan-kegiatan tersebut berdampak besar bagi masyarakat. Akses mereka dalam beroleh air bersih semakin mudah. Pada akhirnya, hal itu bakal berpengaruh dalam usaha pelestarian air yang dikerjakan oleh AQUA.

Itulah sejumlah cara merawat kelestarian air yang dikerjakan oleh AQUA. Berkat ini, sumber-sumber air di lebih kurang pabrik dan lokasi operasionalAQUA senantiasa terlindungi.

By toha